14 September 2012

Materi Gaya

Gaya dapat menyebabkan terjadinya perubahan gerak, dari kecepatan tinggi menjadi rendah atau berhenti, atau dari diam menjadi bergerak. Gaya dapat merubah bentuk benda yang menderita/mengalami gaya. Dorongan atau tarikan merupakan gaya yang mempunyai arah. Oleh karena itu gaya termasuk besaran yang mempunyai arah. Besaran yang mempunyai arah disebut besaran vektor.
Dalam sistem Satuan Internasional satuan gaya adalah newton (N).
Satuan gaya selain newton adalah dyne. 1 N = 10^5 dyne.


Dua gaya atau lebih yang segaris dapat dijumlahkan sehingga mendapatkan sebuah gaya resultan. Gaya-gaya searah diberi tanda positif, gaya yang melawan gaya positif diberi tanda negatif.

Gaya gesekan pada benda tergantung pada kasar atau halusnya permukaan benda yang bersinggungan.
Gaya gesekan yang dialami benda yang bergerak disebut gaya gesekan kinetik. Besarnya gaya gesekan kinetik lebih kecil dibanding gaya gesekan statik.

Berat didefinisikan sebagai gaya tarik yang dialami oleh benda karena tarikan bumi, berat benda  ketika di bumi adalah gaya tarik bumi pada benda tersebut.

Percepatan gravitasi rata-rata di permukaan bumi dari perhitungan maupun percobaan 9,8 m/s2.

Massa didefinisikan sebagai banyaknya zat yang dikandung oleh benda itu.

Sir Isaac Newton mengemukakan dalam hukumnya yang pertama sehingga disebut hukum I Newton (hukum kelembaman Newton), bahwa Benda yang diam cenderung diam, benda yang bergerak cenderung bergerak dengan kecepatan tetap apabila resultan gaya pada benda tersebut sama dengan nol seimbang. atau
Jika resultan gaya yang bekerja pada benda nol, maka benda tersebut dalam keadaan diam atau bergerak dengan kecepatan tetap. Konsep diam menjadi sangat penting apabila kita berbicara tentang keseimbangan.

Hukum Newton II : Percepatan yang timbul pada sebuah benda sebanding dan searah dengan resultan gaya serta berbanding terbalik dengan massa.

0 komentar:

Dapatkan Uang dengan Join disini, GRATIS

Dukungan ku pada Indonesia

Cari Uang di Internet, klik disini